Skip to main content

Posts

Featured

Drone AS Melempem di Ukraina, Buatan China Lebih Andal

Perang drone Ukraina lawan Rusia memaksa kedua belah pihak untuk berinovasi dengan cepat. Namun ternyata, drone buatan Amerika Serikat tidak unggul di medan perang sehingga mendorong Ukraina beralih ke drone buatan China. Permasalahan yang terdapat pada banyak drone buatan AS, khususnya drone kecil, adalah bahwa drone tersebut sering tak berfungsi seperti yang diiklankan atau direncanakan. Selain itu menurut sumber, mudah mengalami kesalahan ketika diincar jammer Rusia. Drone AS rupanya rapuh dan rentan terhadap peperangan elektronik. Di sebagian drone AS yang dikirim ke Ukraina, masalahnya termasuk tidak bisa lepas landas, tersesat, tidak kembali atau gagal memenuhi harapan misi. Persoalannya adalah teknologi AS tidak berkembang cukup cepat. Georgii Dubynskyi, wakil menteri transformasi digital Ukraina, mengibaratkan bahwa "apa yang bisa terbang hari ini tidak akan bisa terbang besok." "Reputasi umum setiap kelas drone Amerika di Ukraina adalah mereka tidak bekerja seb...

Prancis Buka Suara soal Rencana Prabowo Beli 48 Jet Tempur.

Purnawirawan TNI AU: Jangan Terlalu Berharap Dengan Su-35.

Airbus Resmi Operasikan Beluga-XL, Pesawat Kargo Jumbo Berwujud Paus.

Kendaraan Udara Dynetics X-61A Gremlin Lakukan Penerbangan Perdananya.

TGE Group Kembangkan Drone Quad Tiltrotor Hybrid Untuk Angkatan Laut Rusia.

Pilot-pilot B737 MAX Kini Direkomendasikan Masuk Simulator Dulu.

Iran-AS Memanas, Jet Tempur Penuhi Langit Irak.

Rusia Berencana Kirim Kosmonot Pertama Indonesia ke Luar Angkasa.

Prototipe Keempat Pesawat MC-21-300 Rusia Telah Mengudara Perdana.

Serangkaian Produksi Dari Pesawat MC-21 Akan Segera Dimulai Pada Tahun 2020 Mendatang.

Pesawat Generasi Ke Lima Rusia, Sukhoi Su-57 Falon, Jatuh Pada Saat Lakukan Uji Terbang.